BPBD Ponorogo Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Pulung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Pulung. Penyaluran bantuan dilakukan sejak Senin malam, 6 April 2026 hingga Selasa, 7 April 2026.

Bencana tanah longsor yang melanda wilayah tersebut terjadi pada tanggal 5 hingga 6 April 2026, dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Di Desa Banaran, kejadian tersebut tercatat menyebabkan sebanyak 9 titik kejadian tanah longsor yang berdampak pada permukiman warga.

Kegiatan pendistribusian logistik difokuskan di dua desa terdampak, yakni Desa Banaran dan Desa Wagir Kidul. Di Desa Banaran, bantuan disalurkan kepada warga di Dukuh Tangkil yang rumahnya terdampak longsor, di antaranya Jamal, Paruli, Tukiran, Sugeng Priyanto, Sarnu, Sini, Darto, dan Jemari.

Selain itu, BPBD Ponorogo juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Dukuh Dresi, Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung. Bantuan yang diberikan merupakan logistik darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga pascabencana.

Proses distribusi dilakukan oleh bidang kedaruratan dan logistik BPBD Ponorogo sebagai bagian dari respons cepat penanganan bencana. Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga terdampak untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Saat kegiatan berlangsung, kondisi cuaca di wilayah Desa Banaran dilaporkan hujan dengan intensitas sedang, sementara di Desa Wagir Kidul hujan dengan intensitas ringan. Meski demikian, petugas tetap melaksanakan distribusi bantuan dengan memperhatikan keselamatan.

BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.(rh)