Longsor Menerjang Rumah di desa Selur

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Ngrayun dan sekitarnya pada hari ini, Selasa,(19/3/2019). Mengakibatkan tebing di samping rumah milik Pojo(59 tahun) longsor dan mengenai dinding rumahnya yang berada di desa Selur.

Longsor yang menimpa rumah Pojo,di Desa Selur Kec.Ngrayun

Prapto Bulug, Kepala Desa Selur mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari perangkatnya bahwa terjadi longsor di rumah Pojo(59 tahun) yang mengenai dinding rumahnya.

“Pukul 15:00 wib saya mendapat laporan bahwa rumah salah satu warga saya terkena longsor akibat hujan intensitas tinggi,” ungkapnya. Selasa malam (19/3/2019).

Pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut (longsor,red) kepada BPBD Kabupaten Ponorogo. Tak berselang lama BPBD Kabupaten Ponorogo melakukan kajian cepat atas kejadian tanah longsor. 

“Tadi saya langsung melaporkan kepada BPBD Ponorogo atas kejadian tersebut dan tak berselang lama BPBD melakukan kajian cepat,” tambahnya 

Sementara itu, Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo membenarkan ada kejadian tanah longsor yang terjadi di Dukuh Manggis, Desa Selur, Kecamatan Ngrayun pada pukul 15:00 yang menimpa rumah Pojo, kami langsung menuju ke lokasi untuk melakukan kajian cepat atas kejadian tersebut.

“Iya tadi saya dapat laporan atas kejadian longsor di desa Selur pukul 15:00 wib, karena hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Ngrayun,” pungkasnya.

Budi menghimbau kepada masyarakat yang berada di lokasi rawan longsor untuk selalu waspada bila terjadi intensitas hujan tinggi dan berdurasi lebih dari 2 jam.

“Selalu tingkatkan kewaspadaan bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lebih dari 2 jam bagi masyarakat yang berada di lokasi rawan longsor. Dan bila terjadi bencana segera melaporkan kelpada pihak desa atau langsung ke BPBD di Nomor 0352 463232,” himbaunya. (Kominfo/fdl)

Penanganan cepat Tim TRC-BPBD Ponorogo

Penanganan cepat Tim TRC-BPBD Ponorogo terhadap pohon tumbang yang menimpa bangunan utama rumah milik Sholeh (60 tahun) warga Desa Joresan, Kecamatan Mlarak. Pohon tumbang ini terjadi kemarin, Selasa sore (27/3/2019) yang diakibatkan oleh hujan lebat dan angin yang terjadi di wilayah Kecamatan Mlarak.

Pohon berdiameter 60 centimeter dan panjang 20 meter ini tumbang menimpa rumah milik Sholeh dan mengakibatkan robohnya bangunan utama. Setelah mendapat laporan Tim TRC-BPBD Ponorogo, Tagana, TNI, Polri dan dibantu masyarakat membersihkan puing rumah dan pohon yang menimpa rumah.

Pohon Tumbang Yang Menimpa Rumah milik Sholeh warga Desa Joresan, Kecamatan Mlarak

Hadi Susanto, Koodinator Tim TRC-BPBD mengatakan pihaknya mendapat laporan kemarin sore bahwa terjadi pohon tumbang dan menimpa rumah warga Joresan Mlarak, kami berserta tim segera meluncur dan melakukan pengkajian cepat atas kejadian tersebut. 

“Kami segera meluncur kelokasi setelah mendapat laporan adanya pohon tumbang dan langsung melakukan pengkajian cepat, dan hari ini kami baru bisa membersihkan puing rumah dan pohon yang menimpa, karena semalam aliran listrik masih menyala dan cuaca sudah gelap,” ungkapnya, Rabu, (27/3/2019)

Sementara itu, Setyo Budiono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada jika terdapat pohon besar yang berada di lokasi sekitar rumah bila terjadi hujan lebat yang disertai angin .

“Selalu waspada pohon besar yang berada di lokasi sekitar rumah bila terjadi hujan lebat yang disertai angin,” himbaunya.

Sampai berita ini diturunkan Tim TRC BPBD Ponorogo, Tagana, TNI, Polri dan di bantu masyarakat masih membersihkan puing-puing rumah dan pohon. (Kominfo/fdl)