
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo melakukan evakuasi pohon tumbang di Dukuh Kacangan, RT 04 RW 02, Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, pada Kamis (9/4/2026) dini hari. Proses evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 00.30 WIB setelah sebelumnya pohon sempat menutup akses Jalan Raya Sawoo–Sriti.
Kejadian tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Sawoo pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sekitar pukul 19.30 WIB, pohon jenis asam tumbang dan menutup badan jalan, sekaligus menimpa kabel listrik milik PLN serta atap rumah warga.
Tim piket BPBD Ponorogo menerima laporan kejadian pada pukul 20.30 WIB dan segera menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat, koordinasi, serta penanganan darurat. Proses evakuasi dilakukan bersama unsur relawan, warga setempat, dan Pokdarkamtibmas dengan menggunakan peralatan gergaji mesin.
Selain menghambat arus lalu lintas, pohon tumbang juga merusak atap rumah milik Susiswo, yang dihuni satu kepala keluarga dengan tiga jiwa. Beruntung, saat kejadian, Susiswo sedang berada di rumah tetangga, sementara kedua anaknya berada di dapur. Seluruh penghuni rumah dilaporkan dalam kondisi selamat dan sehat.
BPBD mencatat kejadian ini dalam kategori kerusakan sedang dan tidak menetapkan status darurat bencana. Meski demikian, kebutuhan logistik bagi warga terdampak tetap diinventarisasi, meliputi terpal, sembako, paket kebersihan, family kit, serta paket sandang.
Hingga evakuasi selesai, jalur lalu lintas di Jalan Raya Sawoo–Sriti telah kembali normal. BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di wilayah rawan pohon tumbang.(rh)
