
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak cuaca ekstrem berupa angin kencang di Desa Jurug, Kecamatan Sooko. Bantuan diberikan sebagai bentuk respons cepat atas kerusakan rumah warga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Pendistribusian logistik dilakukan di dua lokasi terdampak, yakni Dukuh Setumbal dan Dukuh Plongko. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo. Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, makanan siap saji, serta perlengkapan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Peristiwa angin kencang pertama terjadi pada Jumat, 27 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB di Dukuh Setumbal. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan bagian dapur rumah milik seorang warga lanjut usia roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan material yang rusak telah dibersihkan secara mandiri oleh warga.

Selanjutnya, kejadian serupa terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di Dukuh Plongko. Hujan lebat disertai angin kencang kembali menyebabkan kerusakan pada bagian dapur rumah warga. Struktur bangunan yang sudah tua serta terpaan angin kencang menjadi faktor utama robohnya atap dan dinding dapur.
BPBD Ponorogo telah melakukan kaji cepat serta koordinasi penanganan di lokasi terdampak. Meski tidak ditetapkan sebagai status darurat, bantuan tetap diberikan guna memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama kelompok rentan seperti lansia.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta memastikan kondisi bangunan rumah dalam keadaan aman, khususnya pada bagian yang sudah rapuh atau berumur.(rh)
