
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo terus menguatkan budaya sadar bencana melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pada Rabu (15/7/2026), BPBD memberikan materi dasar mengenai jenis-jenis bencana dan mitigasi bencana kepada siswa-siswi baru di Aula SLB-A Aisyiyah Ponorogo.
Kegiatan edukasi di SLB-A Aisyiyah Ponorogo dilaksanakan oleh personel BPBD Ponorogo, yaitu Robiyatul A. dan Alfian D. P. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik, dengan menyesuaikan metode penyampaian sesuai kebutuhan siswa.
Selain di SLB-A Aisyiyah Ponorogo, BPBD juga melaksanakan kegiatan MPLS di sejumlah sekolah lainnya, yaitu SMAN 1 Ponorogo, SMKN 1 Badegan, dan SMAN 1 Pulung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas edukasi kebencanaan kepada generasi muda sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

Dalam penyampaian materi, para siswa dikenalkan pada potensi bencana yang ada di Kabupaten Ponorogo, berbagai upaya mitigasi yang dapat dilakukan sebelum bencana terjadi, serta langkah-langkah penyelamatan diri saat keadaan darurat. Siswa juga mengikuti simulasi evakuasi mandiri untuk melatih kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Ponorogo berharap para peserta didik memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi potensi bencana. Edukasi kebencanaan sejak dini diharapkan dapat membentuk budaya siaga bencana serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana.(rh)
