
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat melakukan penanganan bencana cuaca ekstrem berupa angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah lokasi pada Kamis (26/3/2026) sore.
Peristiwa pertama terjadi di Kelurahan Surodikraman, Kecamatan Ponorogo, sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan pohon jenis pete tumbang dan menimpa atap rumah warga serta kabel wifi. Dampak kejadian tersebut menimpa rumah milik seorang warga dengan satu kepala keluarga berjumlah lima jiwa, yang mengalami kerusakan pada bagian kamar dan teras.
Kejadian serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Siman, tepatnya di Kelurahan Ronowijayan. Pada waktu yang hampir bersamaan, pohon jati tumbang akibat terpaan angin kencang dan menimpa bagian atap rumah warga. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan pada bagian kamar rumah milik warga terdampak yang dihuni satu keluarga dengan lima jiwa.
Menindaklanjuti laporan yang diterima, tim BPBD Ponorogo segera menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat, koordinasi dengan aparat setempat, serta mengevakuasi material pohon tumbang menggunakan peralatan gergaji mesin. Proses evakuasi di kedua lokasi dilaporkan telah selesai dilakukan, sehingga akses dan kondisi lingkungan kembali aman.
Selain penanganan darurat, BPBD Ponorogo juga mengidentifikasi kebutuhan logistik bagi warga terdampak, di antaranya terpal, sembako, paket kebersihan, family kit, dan paket sandang. Bantuan tersebut disiapkan guna mendukung pemulihan kondisi pasca kejadian.
Dalam kegiatan ini, BPBD Ponorogo turut bersinergi dengan unsur TNI-Polri serta masyarakat setempat. BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(rh)
