Kalaksa BPBD Ponorogo Tinjau Perbaikan Jalur Ponorogo – Trenggalek Yang Putus Akibat Longsor

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun, Spt. MP. MA. M.Ec.Dev didampingi Sekretaris BPBD Ponorogo Ismoyo S.TP. MP meninjau pekerjaan perbaikan jalan yang putus akibat tanah longsor di Desa Bedoho Kecamatan Sooko pada Kamis (19/6).

Sebelumnya dilaporkan telah terjadi tanah longsor di Dukuh Puru, Desa Bedoho, Kabupaten Ponorogo. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/5) sekitar pukul 15.00 WIB dan berdampak serius terhadap infrastruktur jalan serta aktivitas transportasi antar kabupaten.

Menurut laporan dari BPBD Ponorogo, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak pukul 12.00 hingga 17.00 WIB memicu pergeseran tanah di kawasan perbukitan yang kemudian menyebabkan kebun warga longsor. Longsoran ini memicu retakan baru yang menjalar ke arah atas, berdampak langsung pada akses jalan penghubung antara Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Trenggalek yang mengalami amblas dan dinyatakan tidak aman dilintasi kendaraan roda empat.

Jalur tersebut merupakan akses vital yang juga digunakan oleh bus DAMRI rute Ponorogo–Tulungagung. Dari pantauan di lapangan, jalan cor sepanjang 20 meter dengan lebar 4 meter kini menggantung antara 50 cm hingga 1 meter. Tanah yang longsor memiliki kedalaman sekitar 5 meter dengan lebar 10 meter, serta muncul retakan baru selebar 5–20 cm sepanjang ±50 meter yang membentuk tapal kuda, menandakan potensi longsor susulan.(rh)