BPBD Ponorogo Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Desa Bekiring dan Banaran

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pulung pada Senin (10/11) sore memicu terjadinya tanah longsor di dua desa, yakni Desa Bekiring dan Desa Banaran. Akibat kejadian tersebut, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Sebagai bentuk tanggap darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan logistik kepada para korban pada Selasa (11/11/2025).

Peristiwa longsor terjadi di tiga titik berbeda. Lokasi pertama berada di Dukuh Bintoro, Desa Bekiring. Tebing setinggi sekitar tujuh meter dan panjang sepuluh meter longsor dan menimpa rumah milik Miswanto (34). Material tanah mengenai bagian kamar dan ruang tamu hingga menyebabkan tembok rumah jebol. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Lokasi kedua berada di Dukuh Tangkil, Desa Banaran. Longsor setinggi delapan meter dan panjang sepuluh meter menimpa rumah Jarot (58). Bagian dapur dan kamar mandi mengalami kerusakan cukup parah. Dalam rumah tersebut terdapat empat penghuni, yakni Jarot, istrinya Yulia (33), serta dua anak mereka, Zivanova (14) dan Vian (9).

Sementara itu, longsor juga terjadi di Dukuh Krajan, Desa Banaran. Material tebing dengan ketinggian sepuluh meter menimpa rumah milik Jemari (66) dan Rukani (45). Bagian kamar mandi dan dapur kedua rumah tersebut rusak akibat tertimpa material longsoran. Total ada dua kepala keluarga dengan enam jiwa terdampak di titik ketiga ini.

Selain melakukan penanganan awal, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan tersebut meliputi sembako, lauk pauk, makanan siap saji, tambahan gizi, terpal, selimut, alas tidur, perlengkapan makan dan masak, paket kebersihan, famili kit, serta perlengkapan sandang.

BPBD mengimbau masyarakat di daerah rawan longsor untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras turun dalam waktu lama.(rh)