
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo turut berperan aktif sebagai pemateri dalam kegiatan Gladi Kegawatdaruratan Pertolongan Kecelakaan Air Permukaan (Water Rescue) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 November 2025, ini bertujuan meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dan unsur terkait dalam menghadapi situasi darurat, khususnya dalam penanganan kecelakaan di perairan dan bencana banjir.
Hari pertama kegiatan dilaksanakan di Hotel Maesa Ponorogo, berfokus pada pembekalan teori dan peningkatan pengetahuan dasar tentang penatalaksanaan korban kecelakaan air. Sedangkan hari kedua digelar di Telaga Ngebel, dengan agenda praktik lapangan simulasi Water Rescue oleh BPBD Ponorogo.

BPBD Ponorogo dalam sesi pemaparan menyampaikan materi mengenai peran BPBD dalam sistem penanggulangan bencana serta koordinasi lintas sektor saat terjadi keadaan darurat di perairan. Peserta juga diberikan pemahaman tentang tahapan respon cepat, evakuasi korban tenggelam, serta penggunaan peralatan penyelamatan air.
Selama kegiatan praktik lapangan di Telaga Ngebel, BPBD Ponorogo memandu peserta melakukan simulasi penyelamatan korban di air terbuka. Peserta dilatih mengenai teknik dasar berenang penyelamat, penggunaan pelampung, serta evakuasi korban dengan aman.
Melalui kegiatan ini, BPBD Ponorogo berharap para peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, relawan, dan unsur lintas sektor dapat memperkuat kesiapsiagaan serta menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat air di wilayah Ponorogo.(rh)
