BPBD Ponorogo Salurkan Bantuan Logistik Darurat untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Kutu Wetan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak bencana angin kencang yang disertai petir di Dukuh Krajan Timur, Desa Kutu Wetan, Kecamatan Jetis, Selasa (28/10) sore.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat hujan ringan disertai angin kencang dan petir melanda wilayah tersebut. Akibat kejadian itu, rumah milik Agus Santoso mengalami kerusakan di bagian atap. Genteng rumah berjatuhan dan berserakan di dalam rumah akibat getaran kuat dari sambaran petir yang terjadi di depan bangunan.

Menurut laporan pengkajian cepat, rumah yang rusak merupakan bangunan bergaya joglo dengan posisi menjulang lebih tinggi dari rumah-rumah di sekitarnya. Saat kejadian, pemilik rumah yang juga Ketua RT setempat mendengar suara petir keras di depan rumah disertai runtuhnya genting. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, penghuni rumah sempat panik akibat suara keras dan getaran yang cukup kuat.

“Tidak ada korban luka maupun jiwa, namun material genteng berjatuhan dan sebagian atap masih terbuka,” ujar Agus Santoso dalam laporannya kepada petugas BPBD.

Tim BPBD Ponorogo yang terdiri dari Ayup Weliyansyah dan Aan Fardianto segera menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan warga setempat. Setelah proses asesmen selesai, BPBD menyalurkan sejumlah bantuan logistik darurat, meliputi sembako, selimut, terpal, makanan siap saji, dan paket lansia. Bantuan diberikan untuk meringankan beban keluarga terdampak yang terdiri dari lima orang penghuni, termasuk seorang lansia berusia 82 tahun.

BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim hujan, karena angin kencang dan sambaran petir kerap terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan kerusakan ringan hingga sedang pada permukiman.(rh)