BPBD Ponorogo dan UGM Paparkan Laporan Antara Penyusunan KRB 2025-2030

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo bekerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pemaparan laporan antara penyusunan Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Ponorogo tahun 2025-2030.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 17 September 2025, bertempat di ruang rapat Bantarangin. Dalam kesempatan ini, tim penyusun memaparkan hasil analisa yang telah dilakukan, termasuk penyusunan peta bahaya, peta kerentanan, dan peta kapasitas yang menjadi dasar dalam penentuan strategi pengurangan risiko bencana di Ponorogo.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo menyampaikan bahwa KRB ini merupakan dokumen penting yang akan digunakan sebagai pedoman dalam perencanaan pembangunan daerah agar lebih tangguh terhadap bencana. “Dengan adanya KRB, kita dapat mengetahui potensi ancaman, tingkat kerentanan, serta kapasitas penanganan yang ada sehingga langkah mitigasi bisa dilakukan lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan Kabupaten Ponorogo memiliki peta risiko bencana yang komprehensif dan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam meminimalkan dampak bencana di masa mendatang.

Penyusunan KRB 2025-2030 ditargetkan selesai dalam beberapa bulan ke depan, sebelum ditetapkan secara resmi sebagai dokumen daerah melalui surat keputusan kepala daerah.(rh)