BPBD Provinsi Jawa Timur Fasilitasi Pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana Di Kelurahan Paju Ponorogo.

BPBD Provinsi Jawa Timur memperkuat ketangguhan masyarakat Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo dalam menghadapi potensi bencana. Selama satu minggu penuh dari tanggal 21 hingga 28 Mei 2025, sebanyak 30 peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda mengikuti kegiatan pelatihan dan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana. Hadir dalam pembukaan Kelurahan Tangguh Bencana ini Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Bapak Suli Daim SM, S.Pd, MM, Sekretaris BPBD Provinsi Jawa Timur Bapak Andhika Nurrahmad Sudigda, ST, M.Si, Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Bapak Masun, SPt, MP, MA, M.Ec.Dev, serta Forkopimcam Ponorogo.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo dalam meningkatkan kapasitas warga untuk mandiri dalam penanggulangan bencana. Berbagai materi penting dibahas secara mendalam, antara lain identifikasi risiko bencana yang bertujuan untuk memetakan potensi bahaya dan kerentanan di wilayah kelurahan. Dengan pemahaman ini, diharapkan masyarakat dapat mengenali ancaman di sekitar mereka.

Selain itu, para peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai rencana kontingensi banjir. Mengingat potensi banjir yang kerap mengancam di musim penghujan, penyusunan rencana ini menjadi krusial agar warga tahu langkah-langkah yang harus diambil sebelum, saat, dan setelah terjadi banjir.

Puncak dari kegiatan ini adalah pembentukan relawan dan forum pengurangan risiko bencana kelurahan. Dengan adanya relawan yang terlatih dan forum yang terorganisir, diharapkan koordinasi dan respons cepat terhadap bencana dapat terlaksana dengan lebih efektif. Para relawan ini nantinya akan menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi dan penanganan darurat di tingkat kelurahan.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun, SPt. MP. MA. M.Ec.Dev dalam sambutannya menyampaikan pengurangan risiko bencana bisa dilakukan dengan pembangunan infrastruktur penanggulangan bencana dan memperkuat ketangguhan masyarakat berbasis komunitas. “Penguatan ketangguhan masyarakat terhadap bencana bisa dilakukan berbasis komunitas dengan pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana seperti yang diselenggarakan di Kelurahan Paju saat ini,” ujarnya.

Kegiatan ini menandai komitmen BPBD provinsi Jawa Timur dan BPBD Ponorogo untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh, memastikan bahwa warga memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melindungi diri dan komunitas mereka dari dampak bencana.(rh)