
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Ponorogo, Satuan Polisi Pamong Praja Ponorogo, Polri, TNI, dan relawan dikerahkan untuk mencari seorang petani atas nama Bani (60), yang dilaporkan hanyut di sungai Desa Pengkol, Kecamatan Kauman. Insiden nahas ini terjadi pada Selasa (20/5) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kronologi kejadian berdasar hasil pengkajian cepat yang dilakukan oleh BPBD Ponorogo diketahui korban baru saja selesai bertani dan hendak pulang ke rumah. Karena lokasi sawah dan rumahnya terpisahkan oleh sungai, korban memutuskan untuk menyeberangi sungai dengan cara berenang. Sayangnya, saat berada di tengah sungai arus yang deras menyeret korban. Saksi mata sempat melihat korban berusaha keras untuk menepi, namun kuatnya arus sungai membuat korban akhirnya terseret dan menghilang.

BPBD Ponorogo bersama Tim SAR gabungan segera bergerak cepat begitu menerima laporan. Berbagai upaya penanganan yang telah dilakukan antara lain : 1. Tim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat dan penyisiran darat di sepanjang sungai dimulai dari titik terakhir korban diketahui; 2. Berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengoptimalkan proses pencarian; 3. Membentuk posko pencarian sebagai pusat koordinasi operasi di lapangan.
Hingga berita ini ditulis, upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Untuk mendukung operasi ini lebih dari 20 personil gabungan telah dikerahkan. Upaya pencarian akan dilanjutkan kembali esok hari oleh Tim SAR gabungan dibawah koordinasi Basarnas Pos SAR Trenggalek.(rh)
