BPBD Ponorogo Bentuk Desa Tangguh Bencana di Desa Ngrayun untuk Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat

BPBD Kabupaten Ponorogo menyelenggarakan kegiatan pembentukan dan pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) pada Kamis (2/7/2026) di Aula Desa Ngrayun, Kecamatan Ngrayun. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang mengancam wilayah tersebut, seperti tanah longsor, cuaca ekstrem, dan gempa bumi.

Melalui pembentukan Destana, masyarakat dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai pengurangan risiko bencana, penyusunan rencana evakuasi, pemetaan potensi ancaman, sistem peringatan dini, serta penanganan darurat berbasis masyarakat. Dengan demikian, warga diharapkan mampu menjadi pelaku utama dalam upaya pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Keberadaan Destana memiliki fungsi sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah desa, relawan, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana. Selain memperkuat koordinasi saat terjadi bencana, Destana juga berperan meningkatkan kesiapan masyarakat melalui edukasi, latihan, serta pemanfaatan sumber daya lokal untuk mengurangi risiko bencana.

BPBD Kabupaten Ponorogo berharap pembentukan Destana di Desa Ngrayun mampu mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, mandiri, dan siap menghadapi ancaman bencana. Kehadiran Destana diharapkan dapat meminimalkan risiko korban jiwa, kerugian harta benda, serta mempercepat penanganan dan pemulihan apabila terjadi bencana di wilayah Desa Ngrayun.(rh)