
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Dukuh Jurangsempu, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan, serta menyerahkan bantuan sesek bambu dan logistik untuk kegiatan kerja bakti penanganan banjir di Desa Bedi Kulon, Kecamatan Bungkal.
Penyerahan bantuan longsor dilakukan menyusul kejadian tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di RT/RW 04/01 Dukuh Jurangsempu, Desa Dayakan. Longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (1/1/2026) siang hingga malam. Longsor terjadi pada tebing setinggi sekitar 8 meter dengan panjang kurang lebih 10 meter. Material tanah bercampur batu menimpa dinding rumah warga dan mengakibatkan dua rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
BPBD Ponorogo melalui tim kedaruratan dan logistik segera menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat, berkoordinasi dengan pemerintah desa, serta sebagai bentuk dukungan, BPBD menyalurkan bantuan logistik.

Selain itu, BPBD Ponorogo juga menyerahkan bantuan sesek bambu dan logistik kerja bakti untuk penanganan dampak banjir drainase di Desa Bedi Kulon, Kecamatan Bungkal. Banjir terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB akibat hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi dalam durasi yang cukup lama, sehingga drainase tidak mampu menampung debit air. Akibat kejadian tersebut, genangan air setinggi 10 hingga 40 sentimeter menggenangi badan jalan, pekarangan warga, serta merendam lahan persawahan seluas kurang lebih lima hektare.
BPBD Ponorogo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ponorogo.(rh)
