BPBD Ponorogo Dampingi Survey Tanah Gerak di Desa Bareng

BPBD Ponorogo pada Kamis (27/11) mendampingi tim dari BPBD Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan survei kejadian tanah gerak di Desa Bareng, Kecamatan Pudak. Survei dilakukan menggunakan metode mikrotremor serta pengambilan foto udara untuk mengetahui kondisi geologi dan tingkat kerawanan gerakan tanah di wilayah tersebut.

Pengamatan lapangan dilakukan di sejumlah titik yang sebelumnya dilaporkan mengalami retakan dan pergeseran tanah. Melalui pengukuran mikrotremor, tim membaca karakteristik lapisan bawah permukaan, sementara foto udara membantu memetakan pola retakan dan perubahan kontur secara detail.

Hasil sementara menunjukkan bahwa lokasi tanah gerak berada di atas formasi batuan keras, yakni batuan andesit yang telah mengalami pelapukan cukup intens. Kondisi pelapukan ini menyebabkan lapisan tanah atas kehilangan kekuatan, sehingga tidak mampu menahan beban air yang meresap dengan cepat ke dalam tanah dan membentuk bidang gelincir. Proses tersebut memicu terjadinya gerakan tanah di wilayah tersebut.

BPBD Ponorogo menyampaikan bahwa hasil analisis lengkap masih menunggu kajian lanjutan dari tim provinsi. Meski demikian, masyarakat Desa Bareng diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi mempercepat pergerakan tanah.

Upaya monitoring, asesmen lanjutan, serta langkah mitigasi akan terus dilaksanakan untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan potensi kerugian akibat bencana tanah gerak di Desa Bareng, Kecamatan Pudak.(rh)