
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo merilis rekapitulasi data kejadian bencana hingga 30 September 2025. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Ponorogo, tercatat sebanyak 123 kejadian bencana telah terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo sepanjang tahun ini.
Jenis bencana yang paling dominan adalah tanah longsor dengan 60 kejadian, disusul banjir sebanyak 41 kejadian, cuaca ekstrem 13 kejadian, serta kebakaran hutan dan lahan 7 kejadian. Sementara itu, kebakaran gedung dan permukiman serta kekeringan masing-masing tercatat 1 kejadian.
BPBD Ponorogo menegaskan bahwa data ini menjadi dasar evaluasi dalam upaya pengurangan risiko bencana. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama memasuki musim hujan yang rawan memicu banjir dan tanah longsor.
BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, relawan, serta pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan bila terjadi bencana.
BPBD Ponorogo mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap potensi ancaman bencana serta memperkuat mitigasi di lingkungan masing-masing.(rh)
