
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun, S.Pt. M.P. M.A. M.Ec.Dev meninjau dan memberikan bantuan darurat secara langsung kepada korban terdampak bencana tanah longsor di Desa Jrakah Kecamatan Sambit dan Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun pada Jumat (16/5). Bantuan yang diberikan meliputi terpal, sembako, kasur lipat, makanan cepat saji, dan peralatan rumah tangga. Bantuan diberikan kepada 11 KK 28 jiwa warga Desa Jrakah Kecamatan Sambit dan 1 KK 5 jiwa warga Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun.
Sebelumnya dilaporkan telah terjadi bencana alam tanah longsor di Desa Jrakah dan Desa Cepoko pada 15 Mei 2025 kemarin yang berdampak kepada 11 KK 28 jiwa warga Desa Jrakah Kecamatan Sambit dan 1 KK 5 jiwa warga Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun. Tanah longsor disebabkan oleh hujan deras dengan dalam waktu panjang yang menyebabkan tanah dan material lainnya di atas tebing tanah longsor menimpa rumah warga. Akibatnya 2 KK 6 jiwa warga Desa Jrakah dan 1 KK 5 jiwa warga Desa Cepoko mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo menghimbau kepada warga terdampak bencana alam tanah longsor di Desa Jrakah untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan. “Beberapa titik di Desa Jrakah terjadi tanah longsor, paling tidak ada 11 KK yang terdampak 4 diantaranya dihimbau untuk mengungsi karena dikhawatirkan akan ada longsor susulan”, terangnya.
BPBD Ponorogo telah melakukan kaji cepat untuk menghitung dampak kerugian akibat bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Jrakah dan Desa Cepoko. Atas kerusakan rumah warga akibat tanah longsor, BPBD Ponorogo akan berkoordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait untuk upaya perbaikan kerusakan bangunan rumah yang tertimpa material tanah longsor. “Untuk warga terdampak yang rumahnya jebol di bagian kamar atau dapur akan kita upayakan koordinasi dengan instansi terkait untuk bantuan atau semacam sumbangan rehab rumah”, kata Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo.(rh)
