
BPBD Kabupaten Ponorogo merilis data kejadian dan dampak bencana alam selama kurun waktu 1 Januari hingga 31 Desember 2024. Tercatat telah terjadi 347 kejadian bencana alam di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. Tiga teratas bencana alam dengan jumlah kejadian paling banyak terjadi adalah tanah longsor 110 kejadian, banjir 89 kejadian, dan cuaca ekstrem 67 kejadian.
Kejadian bencana yang terjadi di Kabupaten Ponorogo di dominasi oleh bencana alam Hidrometeorologi, yaitu bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan.
Dampak yang ditimbulkan akibat bencana antara lain :
- Jalan rusak dengan total panjang 111 meter terjadi di 11 lokasi.
- Jembatan rusak terjadi di 12 titik.
- Tanggul rusak dan jebol total 45 titik.
- Rumah rusak / roboh 124 unit.
- Kendaraan rusak 5 unit.
- Pohon tumbang 63 batang.
- Lahan pertanian terdampak 735,25 ha.
- Warga terdampak 6.558 KK.
- Warga mengungsi 317 jiwa.
- Korban meninggal dunia akibat bencana 3 jiwa, korban meninggal akibat laka 7 jiwa.
BPBD Ponorogo terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam bidang penanggulangan bencana melalui kegiatan mitigasi bencana, respon cepat, distribusi logistik, rehabilitasi, dan rekonstruksi pasca bencana.
