
Minggu 1 Desember 2024 BPBD Ponorogo melakukan pemetaan terhadap kejadian tanah longsor yang terjadi di Dukuh Gondangsari Desa Banaran Kecamatan Pulung pada tanggal 30 November 2024.
Hasil pemetaan dan survey yang didapatkan adalah sebagai berikut : 1. Lokasi tanah longsor pada tanggal 30 November 2024 adalah lokasi yang sama dengan retakan yang dilaporkan terjadi pada tahun 2021; 2. Pada tanggal 30 November 2024 terjadi tanah longsor dengan tinggi 30 m, lebar 30 m, dan panjang 100 m; 3. Kondisi tanah masih labil dan ditemukan sumber mata air di sekitar longsoran; 4. Ditemukan retakan diatas longsoran dengan posisi menggantung dan berpotensi untuk longsor.

Dampak atas tanah longsor yang terjadi adalah jalan antar Desa Banaran dengan Wagir Kidul tertutup. Diatas lokasi tanah yang retak terdapat 6 rumah warga. BPBD Ponorogo melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Banaran, TNI, Polri, Dinas Sosial Ponorogo dan menghimbau warga di sekitar lokasi tanah longsor untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman ( Rumah Kepala Dusun ) jika terjadi hujan deras dengan durasi lebih dari 2 jam. Lokasi titik kumpul darurat disediakan disamping rumah yang berada di lokasi aman.

Di tempat lain, Tim Reaksi Cepat-Penanggulangan Bencana BPBD Ponorogo melakukan pemotongan dan pemindahan pohon trembesi yang tumbang menimpa kandang ternak sapi di Dukuh Nglumpang Desa Nglumpang Kecamatan Mlarak.
Sebelumnya, pada 30 November 2024 telah terjadi bencana cuaca ekstrem di Desa Nglumpang Kecamatan Mlarak, derasnya hujan dan kutnya tiupan angin menyebabkan pohon Trembesi berukuran besar tumbang menimpa kandang ternak sapi milik Bapak Iskani.
